Menu Blog

Jumat, 30 Oktober 2015

Resensi Buku Beternak Jangkrik

BETERNAK JANGKRIK
Jangkrik Hewan Jangkrik Tenak Jangkrik

1.    Identitas Buku
a.       Judul Buku                   : Beternak Jangkrik
b.      Pengarang                     : Hardi Soekanto
c.       Penerbit                        : CV. Aneka Ilmu
d.      Kota Penerbit               : Semarang
e.       Tahun Terbit                 : 2010
f.       Tebal Buku                   : 68 Lembar
g.      Ukuran Buku                : 20 cm x 15 cm
h.      Jenis dan Kertas Buku : HVS dan Ivori
i.        No ISBN                      : 979-736-374
2. Bagian Pembuka
a.       Memaparkah Kekhasan
Buku ini dicetak melalui beberapa kali percobaan pengalaman beternak jangkrik secara pribadi serta didukung dari survey.
b.      Keunikan Buku
Mudah dipahami dalam bentuk gambar atau dengan kalimat-kalimatnya :
c.       Kelemahan Buku
Isinya kurang lengkap dan warnanya yang hitam dan putih saja, lebih bagus bila berwarna.
d.      Kesan terhadap buku
Sangat baik karena bisa menjadi usaha bagi orang yang sudah tidak bekerja. Mungkin bisa berhasil..
3. Menyajikan Isi Atau Pernyataan Resensi Buku
a. Sinopsis
Beternak jangkrik meluputi berbagai aspek yang mempengaruhi dari mulai pengenalan objek, sarana dan prasarana yang perlu dipersiapkan, teknis pembudidayaannya, kendala-kendala yang dipahami, bagaimana pemasarannya sampai pada analisa ekonomi.
b. Usaha singkat buku dengan kutipan secukupnya
     disajikan secara sistematis, detail, praktis.
c. Keunggulan Buku
Penulis seorang praktisi (peternak), sehingga bukan sesuatu yang lebih bersifat teoritis melainkan realistis.
d.      Kelemahan Buku
Isinya kurang lengkap dan warnanya yang hitam dan putih saja, lebih bagus bila berwarna.
e.       Rumusan Kerangka Buku
-          Kata Pengantar
-          Daftar Isi
-          Gerakan Amal Buku
-          Daftar Pustaka
-          Glosarium
f.       Tinjauan Bahasa
Mudah Dipahami
g.      Kesalahan Cetak
Merkipun = Meskipun

5. Penutup
a. Simpulan
            Peluang bisnis beternak bukan monopoli segelintir orang yakni pemilik modal.
b. Sarana
Usaha yang satu ini meskipun relative baru, prospek ke depan bukan bisnis yang sifatnya musiman.
c. Pesan

Setelah membaca buku beternak jangkrik yang dibahas secara sistematis ini, diharapkan para pembaca jangan mudah putus asa.

Kamis, 29 Oktober 2015

Resensi Buku "Hujan Kepagian"

HUJAN KEPAGIAN

Hujan Kepagian, Resensi Buku

1.      Identitas Buku
a.       Judul Buku                        : Hujan Kepagian
b.      Pengarang                         : Nugroho Notosusanto
c.       Penerbit                             : Balai Pustaka
d.      Tahun Terbit                      : 2011
e.       Jumlah Halaman                : VI + 62 Halaman
2.      Pembuka Resensi
Kumpulan cerpen hujan kepagian terdiri atas 6 buah cerita. Cerpen tersebut mengisahkan tentang kesaksian tentang revolusi kemerdekaan. Perlu diketahui bahwa tidak banyak karya sastra menampilkan kisah-kisah di revolusi yang kisahnya di alami sendiri oleh pengarangnya. Perang yang diceritakan dalam cerpen tidak hanya dilihat dari sudut peristiwa yang berkaitan dengan tindakan-tindakan serba heroic para pelakunya. Dalam buku hujan kepagian ini juga bisa dilihat banyak sisi yang lebih manusiawi. Pengarangnya sendiri juga terlibat langsung dalam perjuangan kemerdekaan saat menjadi anggota tentara pelajar.
3.      Jenis Buku
Pada buku Hujan Kepagian merupakan cerita nonfiksi karena pengarang mengisahkan kesaksian tentang revolusi kemerdekaan yang telah dialami oleh pengarang itu sendiri.
-          Organisasi Buku :
Pengalaman-pengalaman selama revolusi ini sangat menarik. Dalam buku ini antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya terdapat keterkaitan sehingga menarik pembaca.
-          Isi Buku
Dilihat dari isi ceritanya sangat unik, menarik, sehingga layak untuk dibaca.
-          Bahasa
Dilihat dari segi bahasa yang digunakan pengarang sederhana, akan tetapi memikat. Kalimat-kalimat dalam paragraph disusun secara runtut sehingga mudah dipahami.
4.      Kelemahan Isi Buku
Kelemahan buku ini adalah kebiasaan pengarang menggunakan beberapa kosa kata belanda, sehingga pembaca kurang memahami arti kata tersebut.
5.      Nilai Buku
Hal yang perlu kita petik dari buku kumpulan cerpen ini adalah “hendaknya kita berjuang dengan hati yang suci dan tulu, kita berjuang dengan hati yang tulus untuk mempertahankan kehidupan bernegara dan berbangsa Indonesia”.

Kesimpulan :
Buku kumpulan cerpen “Hujan Kepagian” ini cukup menarik, karena buku ini menceritakan kesaksian rencana revolusi kemerdekaan. Dan hanya sedikit karya sastra yang menampilkan kisah-kisah disekitar revolusi yang dialami oleh si pengarang. Selain itu buku ini juga memiliki amanat yang mengajak kita generasi muda untuk tetap berjuang mempertahankan kemerdekaan bangsa ini dan selalu berbuat baik.

Penutup :
Kecocokan bukunya untuk siapa dan mengapa ?
Karena buku ini bisa menginspirasi, untuk semua kalangan usia.

Saran :
Sebaiknya karya sastar seperti ini harus disebarluaskan agar generasi muda bisa membacanya dan menerapkannya di kehidupan yang akan datang.
Simpulan :
Cerpen-cerpen Nugroho Noto Susanto ini merupakan kesaksian tentang revolusi kemerdekaan. Tidak banyak karya sastra yang menampilkan kisah-kisah disekitar revolusi itu, yang dialami sendiri oleh pengarangnya.
Pesan :
Untuk bisa mengggunakan bahasa dan kata-kata yang menarik.

Baca Juga : PUISI CINTA